Kita hanya menanti kematian tibadalam ruang waktu fana berurai airmataBila aku matimungkin tanpa hadirmuDan bila engkau matimungkin tanpa hadirkuMaka, semampang masih tersisa kesempatankutulis puisi rindu

Setelah berucap Selamat tinggal Engkau balik badan Hatimu berkata: Telah terlesapkan Segenap kenang   Di tikungan jalan Engkau hilang Jiwamu berguman: Telah