by

Cucu Nabi Mustahil Berdakwah dengan Mencaci Maki

Cucu Nabi Mustahil Berdakwah dengan Mencaci Maki, sebaliknya pembenci ahlut bait Nabi (sebagaimana yang tercatat dalam sejarah), memang selalu mengumpulkan jamaah untuk mendengarkan caci maki mereka kepada cucu Nabi seperti yang di pertontonkan oleh Muawiyah bin Abu Sofyan kepada Imam Ali dan Imam Hasan, serta Yazid bin Muawiyah kepada Imam Husein.

Adapun Yazid, orang ini bukan hanya mencaci dan menghina cucu Rasul, bahkan memerintahkan jamaahnya untuk membunuh dan memenggal kepala Imam Husein, cucu tersayang Rasullulah…

Muawiyah bin Abu Sofyan dan Yazid bin Muawiyah ini selalu membawa-bawa agama Islam sebagai tameng untuk melancarkan rencana pembunuhannya terhadap cucu Nabi Muhammad, yaitu Al Husein.

Muawiyah dan Yazid memprovokasi jamaah-jamaah masjid untuk melawan Imam Hasan dan Husein dengan dalih bahwa Islam tidak membenarkan penunjukan kepemimpinan.

Muawiyah dan Yazid punya uang dan kekuasaan di Syam. Dengan modal itu mereka menekan dan menyakinkan jamaah masjid sampai akhirnya para jamaah percaya dengan bualan duo brandal ini.

Dan terjadilah tragedi pembantaian di karbala, 73 orang keluarga Nabi dibantai oleh 30.000 pasukan Umar bin Sa’ad atas perintah Yazid bin Abu Sofyan.

Inilah pertempuran dan atau pembantaian antara orang Islam melawan orang Islam yang karenanya langitpun menangis dan awan berubah menjadi merah darah. Duka diatas duka terjadi di padang karbala.

Orang-orang terkutuk yang mengatas namakan agama Islam telah membunuh cucu Nabi, Al Husein demi untuk memenuhi syahwat kekuasaannya. Mereka sebelumnya mencaci maki cucu Nabi, bukan sebaliknya. Adalah mustahil seorang cucu Nabi mencaci maki, apalagi dalam rangka berdakwah.

Jadi jika di zaman sekarang ini ada orang yang mengaku sebagai cucu nabi, tapi kelakuannya tidak mencerminkan akhlak Ahlul bait Nabi, maka waspadalah, waspadalah, waspadah…

Ingat selalu dengan pesan Bang Napi, Kejahatan itu terjadi bukan selalu karena adanya niat dari pelakunya, tetapi juga karena ada kesempatan!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Popular